Senin, 12 Mei 2014


Sabtu, 10 Mei 2014

Seorang muslim yang mampu dalam ekonomi wajib membayar sebagian harta yang dimiliki kepada orang-orang yang berhak menerimanya baik melalui panitia zakat maupun didistribusikan secara langsung / sendiri. Hukum zakat adalah wajib bila mampu secara finansial dan telah mencapai batas minimal bayar zakat atau yang disebut nisab.

Blog ini akan memberikan rumus dan contoh untuk pembayaran zakat fitrah untuk membersihkan diri, zakat mal atau zakat harta kekayaan dan zakat profesi dari penghasilan yang didapat dari pekerjaan yang dilakoni.

Dan untuk lebih memudahkan apabila anda mau menghitung berapa jumlah zakat anda, berikut ini adalah kalkulator untuk menghitung zakat, silahkan klik pada link berikut: Kalkulator Zakat

Sekarang kita akan lanjut membahas bagaimana perhitungan zakat. Berikut pembahasannya.

A. Rumus Perhitungan Zakat Fitrah
Zakat Fitrah Perorang = 3,5 x harga beras di pasaran perliter

Contoh : Harga beras atau makanan pokok lokal yang biasa kita makan dan layak konsumsi di pasar rata-rata harganya Rp. 10.000,- maka zakat fitra yang harus dibayar setiap orang mampu adalah sebesar Rp. 35.000,-

Kalau menghitung dari segi berat pengalinya adalah 2,5 x harga beras atau bahan makanan pokok lokal perkilogram.

B. Rumus Perhitungan Zakat Profesi / Pekerjaan
Zakat Profesi = 2,5% x (Penghasilan Total - Pembayaran Hutang / Cicilan)

Menghitung Nisab Zakat Profesi = 520 x harga beras pasaran perkg

Contoh Perhitungan Dalam Zakat Profesi :
Jika Bang Jarwo punya gaji 2 juta perbulan dan penghasilan tambahan dari kios jualan pulsa dan perdana sebesar 8 juta perbulan maka total penghasilan Bang Jarwo sebesar 10 juta tiap bulan. Bang Jarwo membayar cicilan kredit apartemen tidak bersubsidi pemerintah sebesar 5 juta perbulan.

Harga beras sekilo yang biasa dikonsumsi yaitu sekitar Rp. 8.000,- per kilogram, sehingga nisab zakatnya adalah Rp. 4.160.000,-. Karena Bang Jarwo penghasilan bersihnya 5 juta dan ada di atas nisab, maka Bang Jarwo harus bayar zakat profesi sebesar Rp. 5 juta x 2,5% = Rp. 125.000,- di bulan itu. Untuk bulan selanjutnya dihitung kembali sesuai situasi dan kondisi yang ada.

Zakat profesi memang jadi perdebatan karena tidak ada dalil yang mengena. Di kantor pemerintah umumnya setiap penghasilan otomatis dipotong 2,5% (penuh) untuk zakat profesi. Dengan begitu institusi resmi (ulama) Agama Islam di Indonesia berarti belum mengeluarkan fatwa haram untuk zakat profesi artinya bukan bid'ah. Jika anda tidak sependapat maka sebaiknya ikhlaskan saja dan anggap itu sebagai amal sodakoh anda atau tidak mengeluarkan zakat profesi tetapi membayar zakat mal.

C. Menghitung Zakat Maal / Harta Kekayaan
Zakat Maal = 2,5% x Jumlah Harta Yang Tersimpan Selama 1 Tahun (tabungan dan investasi)

Menghitung Nisab Zakat Mal = 85 x harga emas pasaran per gram

Contoh Perhitungan Dalam Zakat Maal Harta:

Nyonya Upit Marupit punya tabungan di Bank Napi 100 juta rupiah, deposito sebesar 200 juta rupiah, rumah rumah kedua yang dikontrakkan senilai 500 juta rupiah dan emas perak senilai 200 juta. Total harta yakni 1 milyar rupiah. Semua harta sudah dimiliki sejak satu tahun yang lalu.

Jika harga 1 gram emas sebesar Rp. 250.000,- maka batas nisab zakat maal adalah Rp. 21.250.000,-. Karena harta Nyonya Upit Marupit lebih dari limit nisab, maka ia harus membayar zakat mall sebesar Rp. 1 milyar x 2,5% = 25 juta rupiah per tahun.

Harta yang wajib dibayarkan zakat mal / zakat harta :

Emas, perak, uang simpanan, hasil pertanian, binatang ternak, benda usaha (uang, barang dagangan, alat usaha yang menghasilkan) dan harta temuan.

Perhitungan untuk hasil pertanian, peternakan, dan harta temuan ada ketentuan yang berbeda dalam hal nisab maupun besaran zakatnya. Ada juga buku yang berpendapat nisab emas adalah 93,6 gram dan perak 672 gr. Untuk lebih mudah bisa kita konversi ke rupiah dulu.
----
Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang yang menimbun harta. Oleh karena itu hiduplah sederhana dan gunakan harta untuk diputar kembali dalam perekonomian secara halal. Jangan lupa perbanyak sedekah.

Sumber : organisasi.org dan terima kasih kepada Elmi Sat



YouTube Channel Lampu Islam: youtube.com/ArceusZeldfer
Facebook Page: facebook.com/LampuIslam

- Keterangan Tambahan :
Kalau salah tolong dibenarkan! Bagilah ilmu yang kamu punya dan kamu yakini benar walaupun salah dan mudah-mudahan diperbaiki orang lain yang paham. Dalil tidak ada karena bukunya tidak memberi dalil. Kalau anda tahu tolong diberitahu. Jika mampu bayarlah zakat lebih daripada kurang.
Hitungan satu tahun gunakan kalender hijriah / penanggalan islam.

Jumat, 09 Mei 2014

Berakhirnya Ramadhan sebagai tanda masuknya Bulan Syawal terasa ada yang hilang. Beberapa hari anak asuh Nur Hidayah diperbolehkan pulang untuk berlebaran. Kepulangan mereka “dijemput” oleh sanak saudara masing-masing. Merayakan Idul Fitri di rumah bertujuan agar anak asuh tidak putus hubungan dengan orang tua dan sanak saudaranya. Beberapa keperluan untuk berlebaran disiapkan. Acara siap berangkat “MUDIK” kerumah masing-masing diadakan pada tanggal 6 Agustus 2013. Para pengurus yayasan melepas mereka dengan berbagai bekal, baik materi maupun wejangan yang harus mereka laksanakan selama di rumah masing-masing. Adapula beberapa donator yang menyempatkan datang pada hari itu. Tentu saja anak asuh sangat senang, dimana beberapa donator memberi mereka uang saku. Selama bulan suci Ramadhan, uang saku yang diberikan oleh para donator dalam setiap acara. Uang saku tersebut dikumpulkan untuk di tabung, sebagian kecil boleh mereka bawa untuk berlebaran di rumah. Tabungan anak asuh memang mengalami penambahan yang cukup banyak. Beberapa anak ada yang memperoleh tabungan hingga sebesar 1 juta rupiah, tapi ada pula yang kurang dari jumlah tersebut. Dana tabungan di titipkan pada para pengasuh yang kemudian di simpan di tabungan mereka. Nanti apabila sudah lulus akan di berikan kepada anak asuh. Tabungan tersebut akan sangat bermanfaat bagi mereka nantinya seperti, untuk tambahan biaya kuliah atau modal berwirausaha sendiri. Sore hari, setelah anak asuh pulang, yayasan atau asrama yatim terasa sepi sekali. Bagi para pengasuh yang bertugas menjaga asrama, sungguh tidak nyaman dengan kondisi ini. Lebih-lebih dengan ditinggalnya bulan suci Ramadhan yang sangat berkesan buat para penghuni panti. Semoga tahun depan kita semu dapat menemui bulan Ramadhan.
Setelah diluncurkanya program UEP Panti Asuhan Nur Hidayah beberapa waktu lalu, Alhamdulillah mendapat respon cukup baik dari masyarakat. Pelayanan Aqeqoh (eNHa Aqeqoh), Pembuatan Snack dan Roti (eNHA Bakery), Produksi Kaos dan Craf Islami (eNHa Distro) sudah banyak di kenal dan diminati produk serta jasanya. Berkat doa anak-anak asuh, bantuan dari para donator dan semua pihak Insya Allah program ini akan terus diupayakan perkembangannya.
Kendala SDM yang terbatas serta akomodasi yang belum sempurna, tidak menyurutkan tekad team UEP untuk selalu melakukan yang terbaik. Saat ini wisma yatim putri masih menjadi markas utamanya, seiring dengan perkembangan perlu dilakukan perluasan counter-counter ataupun bengkel kerja/workshop. Kembali kami sampaikan peluang beramal sholeh bagi para donatur yang kebetulan memiliki property rumah, toko, atau ruang usaha yang belum maksimal di gunakan, dapat meminjamkan/menyewakan pada kami. Tempat tersebut insya Allah kami pergunakan dalam pengembangan UEP (Usaha Ekonomi Produktif) Panti Asuhan. Demikian semoga berkenan.
Kantor dan markas UEP Nur Hidayah ”WISMA YATIM”  di Jl Pisang No 12 Kerten Laweyan Solo  telp, (0271) 711792, 723737.
Liburan "Mudik" merayakan lebaran bersama keluarga sudah usai. Dalam rangka menyambut kedatangan anak asuh kembali ke asrama telah disiapkan serangkaian acara yang cukup meriah. Mereka datang bersama orang tua dan keluarganya untk menghadiri halal bihal dan silaturahmi. Pengurus yayasan, pengasuh beserta keluarga, dan keluarga staf/karyawan panti asuhan bersuka cita menyambut kedatangan anak asuh.
Anak asuh datang mulai pagi hari. Tepat jam 9 pagi semua anak asuh telah datang. Acara silaturahmi, halal bi halal sekaligus pelepasan anak asuh yang sudah purna asuh di mulai sesuai dengan agenda. Sambutan selamat datang dan selamat Hari Raya Idul Fitri disampaikan oleh Pembina yayasan, Bapak H.Siswo Oetomo. Acara dilanjutkan penyerahan secara simbolik berkas-berkas pendidikan kepada anak asuh yang telah lulus. Acara doa menjadikan suasana lebih terasa menyentuh hati, kemudian salam salaman dan makan bersama.
Pada kesempatan ini para alumni panti asuhan juga berkesempatan hadir. Mereka sepekat akan terus menjalin komunikasi untuk koordinasi dan silaturahmi dengan Panti Asuhan Yayasan Nur Hidayah Surakarta. Dimasa mendatang dimungkinkan mengadakan kegiatan khusus menunjang perkembangan Panti Asuhan Yayasan Nur Hidayah Surakarta.